Kamis, 28 Agustus 2014

Aditya putri, dwi k, sekar rizky (koneksi jaringan komputer)

“JARINGAN  KOMPUTER”

Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).[1] Tujuan dari jaringan komputer adalah[1] agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).[1] Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).[1] Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.[1]
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.[2]: Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti HubBridgeSwitchRouterGateway sebagai peralatan interkoneksinya.[2]





KLASIFIKASI JARINGAN KOMPUTER”
  1. Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN).[7][8] Jaringan wilayah lokal]] merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer.[7][3] LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi.[3] Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer.[8][7] Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Fiber Optic).[8]Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua.[8] Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia.[8] Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.[8]
  2. Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer).[8] Jaringan klien-server pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client).[8] Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya.[8] Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-serverprint-serverdatabase server dan sebagainya.[8] Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya.[8] Sedangkan jaringan ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya.[8] Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.[8]
  3. Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas[3]:
    1. Topologi bus
    2. Topologi bintang
    3. Topologi cincin
    4. Topologi mesh
    5. Topologi pohon
    6. Topologi linier
  4. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
    1. Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.[9]
    1. Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.[9]
  1. Berdasarkan media transmisi data
    1. Jaringan berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan.[9] Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.[9]
    1. Jaringan nirkabel(Wi-Fi)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik.[9] Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.[9]












Rabu, 20 Agustus 2014

TENTANG INTERNET (SEKAR R, DWI K, ADITYA P.)



“PENGERTIAN INTERNET”

Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").


“SEJARAH INTERNET”

Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.


“MANFAAT INTERNET”

1.       Menambah Wawasan & Pengetahuan
Sudah barang pasti, internet adalah gudang ilmu dan merupakan tempat untuk menambah wawasan penggunanya. Jika diibaratkan, internet ialah jendela ilmu kedua setelah buku. Seharusnya penggunaan internet ini menjadi perhatian bagi pemerintah, karena masih banyak daerah yang tidak bisa mengakses internet


2. Sebagai Sarana Hiburan
Selain untuk menambah ilmu, internet juga berfungsi sebagai sarana untuk hiburan. Contohnya, kita dapat bermain game dan menonton video lucu. Khusus untuk main game, janganlah berlebihan. Baik dalam segi jenis game yang dimainkan maupun durasi waktu mainnya. Karena game yang bersifat buruk dan dimainkan dalam durasi yang terlalu lama dapat menggangu konsentrasi serta kesehatan kita.


3. Memudahkan Silaturahmi
Bagi Anda yang sudah lama tidak bertemu kawan lama, sanak saudara ataupun sekadar ingin lebih dekat dengan orang yang Anda kenal. Tak perlu khawatir, semua bisa dilakukan di internet. Berbagai social media seperti Twitter, Facebook, Email, Facebook, Skype dan lain sebagainya bisa Anda manfaat kan untuk bersilaturahmi dengan orang-orang yang Anda kenal ataupun tidak.


4. Dapat Mencari Info Sesuai Keinginan
Tidak seperti media lainnya misalnya TV, koran, dan yang lainnya. Internet bisa menyajikan informasi yang kita inginkan, mengapa? Karena kita bisa mencari informasi yang dituju sesuai kehendak kita dengan mengetikkan kata kunci di mesin pencari, khususnya Google. Namun tidak semua informasi yang dituju ada, tergantung tersedia atau tidaknya postingan yang disediakan oleh penulis online.


5. Sebagai Sarana Dakwah & Tempat Saling Bertukar Ilmu
Kini berdakwak ataupun membagikan ilmu tidak hanya bisa di dunia nyata, di dunia maya pun bisa. Beberapa jejaring social bisa kita gunakan untuk menebar kebaikan terlebih lagi untuk berdakwah. Salah satu Ustadz yang cukup aktif di dunia online untuk berceramah adalah Ustadz Felix Siauw, bagi Anda yang ingin membaca tulisa dakwah beliau di Facaebook, Anda bisa mencarinya sendiri.


6. Menghasilkan Uang
Mungkin banyak orang yang tidak menyadari bahwa dengan internet pun kita bisa menghasilkan uang. Dan tentunya dengan usaha, tak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak orang yang stress karena masalah ekonomi, tapi ada orang yang sukses karena bisnis online. Beberapa bisnis online yang bisa Anda jalani, contohnya membuka toko online, jasa penulis, program periklanan lewat web, dan masih banyak lagi.


7. Sebagai Sumber tambahan Pelajaran Yang belum di mengerti di Sekolah
Tak selamanya murid selalu mengerti apa yang disampaikan oleh gurunya dan itu pun sering sekali terjadi bahkan itu sering menimpa penulis pribadi, oleh karena itu sering-seringlah mencari informasi bahan pelajaran di Internet agar mengerti apa yang di ajarkan Pak/Bu Guru di Sekolah tadi.


8. Dapat Mengubah Hidup
Ini adalah bagia pembahasan secara lebih mendetail. Mengapa dapat mengubah hidup? Ilmu yang kita tekuni yang kita cari di internet tentunya memiliki persepsi makna yang berbede-beda tergantung tema ilmu yang dibahas. Apabila kita mendapatkan ilmu yang berkaitan dengan agama dan bila itu benar-benar menggugah serta menggerakan hati, pasti kita akan melakukan perubaha untuk menjadi insan yang lebih baik lagi.